Berita

Jumat, 18 Desember 2015 | 17:09

Mundur Selangkah untuk Melompat Lebih Tinggi
Sebagian besar orang merasa bahwa melangkah mundur adalah sebuah keputusan buruk dalam sebuah perjalanan. Namun, ekonom yang juga analis dan pendiri LBP Enterprises Lucky Bayu Purnomo termasuk orang yang menerapkan filosofi mengambil langkah mundur, untuk mengambil ancangancang, kemudian lari sekuat tenaga dan melompat tinggi

Menurut dia, pandangan tersebutlah yang dijadikan pedoman untuk sebuah pribadi yang mandiri dan siap menghadapi tantangan. Pribadi yang dimaksud adalah bukan menyikapi masalah menjadi tantangan.
“Suatu langkah mundur sangat di perlukan, untuk melakukan lompatan dan lompatan yang lebih tinggi, inilah filosofi yang menjadi pedoman hidup saya,” kata dia kepada Investor Daily, baru-baru ini.

Filosofi itu memang tepat bagi Lucky Bayu Purnomo yang menggeluti bidang ekonomi dan investasi yang sangat dinamis dan banyak tantangan di dalamnya. Saat menjadi analis dan ekonom misalnya harus menyadari sepenuhnya berbagai macam tafsir dan asumsi.

Sebab, hal yang umum terjadi dan sangat manusiawi di dalam kegiatan ekonomi dan investasi adalah, bila ada yang sedang untung semua diam seribu bahasa. Namun, bila ada yang rugi, semua akan teriak dengan seribu bahasa. “Itulah suka duka menjadi ekonom dan analis, tapi ini adalah tantangan yang harus dihadapi,” kata dia.

Dalam menyikapi hal itu, Lucky Bayu Purnomo selalu menyampaikan kepada diri sendiri, orang lain, maupun para pemangku kepentingan bahwa ada tiga hal penting yang tidak dapat dipisahkan dalam mengambil keputusan strategis ekonomi maupun investasi dengan berbagai dimensi waktu, yakni pengetahuan, pengalaman, dan pengertian.

“Bila akhirnya, sebuah pendekatan ekonomi dan investasi yang saya lakukan benar, mungkin itu hanya kebenaran atau kebetulan saya benar,” canda Lucky Bayu Purnomo, yang juga mendirikan yayasan kesehatan dan pendidikan.

Peraih gelar master ilmu ekonomi, perbankan, dan pasar modal dari Universitas Trisakti ini juga menyampaikan, kebenaran adalah milik Sang Pencipta. “Bila salah, itu pasti salah saya, pasti saya akui. Namun, apa pun itu, semua kembali kepada arti hakiki manusia sebagai ciptaan Tuhan. Kebenaran milik yang Kuasa,” kata dia.

Lucky memang memiliki passion yang luar biasa terhadap dunia ekonomi dan investasi. Dia terobsesi menjadikan ilmu pengetahuan, pengalaman, dan penger tian yang dimilikinya sebagai dasar suatu kemajuan, strategi, dan inovasi, dalam berbangsa dan bernegara.

Untuk mencapai hal itu, Lucky mendirikan pusat kajian, pengembangan, dan strategi ekonomi, pasar modal, pasar uang, pasar komoditi, dan pasar derivatif, salah satunya LBP Enterprises. “Ini merupakan wadah dan organisasi yang dapat terlibat langsung secara aktif dan kritis guna mendorong kemajuan ekonomi dan investasi melalui berbagai macam dimensi pengetahuan, pengertian dan pengalaman baik, masa lalu, masa kini, hingga masa depan dalam lingkup nasional maupun internasional,” kata dia.

Instansi, institusi, atau lembaga yang menggunakan produk berupa hasil kajian, penelitian, dan strategi dari LBP Enterprises di antaranya adalah kedutaan besar, perusahaan BUMN, perusahaan swasta nasional, perusahaan swasta internasional, perusahaan terbuka, universitas, media massa, dan individual. Penulis buku berjudul Rahasia di Balik Pergerakan Harga Saham itu mengatakan, menghadapi dinamika ekonomi dan investasi, kegiatan yang berhubungan dengan penelitian dan kajian merupakan faktor paling penting dan mendasar untuk mendorong sebuah perubahan dan inovasi bagi para pemangku kepentingan pada seluruh lapisan masyarakat.

Hobi “Nge-Band”
Meski memiliki aktivitas yang luar biasa padat, Lucky Bayu tetap menyempatkan diri menjalankan sejumlah hobi di kala senggang, di antaranya bermusik. Dia mendirikan grup band beraliran pop-jazz, ROLE Band. Band itu didirikan pada 2012 dengan beranggotakan para profesional, mulai dari presenter TV, pelaku pasar modal, ekonom, broker saham, hingga ahli pengeboran minyak.

”Pada 2012, banyak teman di industri keuangan dan kalangan profesional di bidang pekerjaan masing-masing ingin memberikan apresiasi terhadap industri musik, namun belum mengerti bagaimana konsepnya. Saya sampaikan, dirikan saja grup band yang beranggotakan mereka yang memiliki peran atau role di bidang pekerjaannnya masing masing, tapi juga mencintai seni musik,” kata dia.

Abang Jakarta tahun 2005 ini menuturkan, selanjutnya agar perkumpulan para profesional tersebut memiliki manfaat secara berkesinambungan, ROLE Band harus melakukan rekaman dan membuat lagu sendiri. Tujuannya agar hasil dari show atau live music dan pendapatan lainnya bisa dialokasikan kepada mereka yang membutuhkan bantuan melalui donasi, selain untuk keperluan ROLE Band sehubungan dengan rencana rekaman. “Untuk anggaran ROLE Band diperoleh secara mandiri dari kegiatan live dan pertunjukan.”

Oleh : Tri Listiyarini/TL / Investor Daily

HP 081233999975
info.luckybp@gmail.com